buah pinang untuk ayam

Buah Pinang Untuk Ayam Bangkok, Manfaat dan Efeknya

Tahukah Anda bahwa buah pinang memiliki keunggulan serta manfaat yang menakjubkan untuk ayam Bangkok

Buah pinang atau yang biasa disebut produk herbal jambe ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan penting untuk perawatan ayam.

Memberikan buah pinang untuk ayam adalah salah satu ilmu restoratif yang telah diturunkan sejak lama oleh orang-orang tua zaman dahulu. Pinang atau jambe memiliki reaksi ampuh untuk mengobati berbagai penyakit ayam.

Di Indonesia buah jambe biasa dimanfaatkan sebagai bahan tambahan saat makan daun sirih. Buah pinang atau jambe ini berkhasiat sebagai obat penyembuh sekaligus pencegah penyakit ayam.

Pada kesempatan ini kami akan membahas berbagai keuntungan dari buah pinang yang belum diketahui secara umum. Berikut ini Buah Pinang Untuk Ayam Bangkok, Manfaat dan Efeknya

1. Pinang untuk Obat Cacing

Penyakit Cacing pada ayam bangkok seharusnya tidak ditinggalkan dan diremehkan. Sebagai seorang botoh kita harus bergerak dengan cepat ketika ayam terjangkit penyakit yang disebabkan oleh cacing. Beberapa ciri ayam cacingan, yaitu:

  • Ayam menjadi tidak aktif dan tidak bergairah,
  • Kulit akan terlihat pucat,
  • Bulu terlihat menjadi kusam,
  • Perkembangan akan terganggu,
  • Pada saat itu rasa lapar ayam berkurang sehingga tidak mau makan,
  • Ayam dewasa akan menghadapi penurunan dalam produksi telur.

 

Buah pinang adalah obat khas yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit cacing yang membahayakan usus ayam. Berikut ini adalah cara yang harus anda terapkan:

  • Gunakan buah pinang yang sudah tua dan benar-benar telah dijemur sampai kering,
  • Lepaskan kulit dan ambil sebagian biji buah pinang,
  • Campur dengan dihancurkan atau ditumbuk,
  • Tambahkan sedikit air pada saat itu kemudian berikan kepada ayam dengan meminumkannya,
  • Takaran pemberian untuk ayam dewasa yaitu sebagian atau setengah dari biji pinang, untuk ayam muda berikan seperempat saja.

 

2. Mengobati Infeksi Luar Pada Ayam

Selain berkhasiat sebagai resep obat cacing, ternyata buah pinang dapat dimanfaatkan sebagai ramuan anti infeksi untuk ayam Bangkok.

Mengobati luka pada ayam harus segera dilakukan agar ayam bisa sembuh dengan cepat. Jika tidak, luka yang dibiarkan bisa berakibat fatal.

Teknik terbaik yang harus dilakukan untuk mengobati luka luar ayam bangkok pasca bertanding bisa dengan memberikan buah pinang. Berikut petunjuknya:

  • Giling beberapa pinang muda hingga halus,
  • Kemudian balut pada ayam yang cedera atau terluka,
  • Dengan begitu proses pengeringan luka akan cepat kering dan mengurangi kemungkinan infeksi.

 

3. Mengobati Kurap

Kurap adalah penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme dan kuman. Penyakit ini adalah sejenis penyakit cepat menyebar dan menular kepada ayam lain.

Jadi harus segera ditangani.,

Berikutnya bagaimana cara dan pendekatan untuk mengobati kurap dengan buah pinang atau jambe:

  • Pertama ambil beberapa buah pinang yang masih muda,
  • Kemudian parut atau tumbuk hingga halus,
  • Lalu tambahkan beberapa sendok air,
  • Untuk proses pengobatannya cukup dioleskan pada kulit ayam yang sakit kurap,

Zat yang terkandung dalam buah pinang dapat mengeksekusi pengembangan parasit dan kuman pada kulit ayam bangkok kesayangan kita.

 

4. Tingkatkan Produktivitas Ayam Bangkok

Ayam yang tidak mau kawin adalah masalah serius bagi semua peternak dan harus segera ditangani.

Jika dibiarkan bisa berdampak pada penurunan hasil budidaya ayam aduan.

Ayam yang tidak produktif adalah kemalangan yang tak terbantahkan. Berikut ini adalah cara untuk meningkatkan produktivitas ayam dengan memberikan pinang:

  • Ambil buah pinang yang masih muda dan tidak keras,
  • Potong-potong kecil dan setelah itu berikan ke ayam betina atau induk untuk dimakan.

Baca juga:

 

Itulah sebagian penjelasan mengenai buah pinang untuk ayam bangkok serta manfaat dan efek sampingnya.

Secara umum pinang atau jambe digunakan sebagai obat ayam cacingan, namun di sisi lain tanaman satu ini mempunyai segudang khasiat.

Gambar Gravatar
Tidak ada yang melarang manusia untuk berkreasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *