8 Tips dan Cara Optimasi Gambar Agar Blog Lebih SEO

Cara optimasi gambarApakah kamu seorang blogger? Maka kamu wajib melakukan optimasi gambar agar setiap postingan lebih SEO friendly dan bisa berada pada halaman pertama mesin pencari. Hal ini sangat penting dilakukan karena bisa membuat kecepatan loading blog menjadi cepat dan gambar bisa terindex oleh google. Situs/blog yang lambat akan menyusahkan pengunjung dan kemungkinan pengunjung akan meninggalkan blog karena terlalu lama menunggu.

 

Pernahkah kamu melakukan pencarian gambar/foto di google? Perlu kamu ketahui jika gambar yang muncul pada mesin pencari adalah gambar-gambar yang dioptimalkan (optimasi) dengan benar. Jadi apabila kamu mengetikan kata kunci tentang postingan yang kamu buat tapi gambarnya tidak muncul, berarti kamu salah dalam optimasi gambar.

 

 

Bagaimana cara optimasi gambar agar tulisan/posting lebih SEO Friendly.

1. Berikan Nama Pada Gambar

Pasti kamu pernah menggunkan gambar dengan nama default tanpa merubahnya?, jika demikian maka sebaiknya kamu perlu merubahnya. Sesuai dengan tips Optimasi SEO bahwa pada setiap gambar perlu diberikan nama (judul) yang mengandung kata kunci. Ini sangat penting untuk mendongkrak peringkat postingan yang kamu buat karena pada dasarnya mesin pencari tidak hanya merayapi teks di laman web kamu. Tapi mereka juga mencari kata kunci dalam nama file gambar.

 

Masih bingung? Nama pada gambar ini adalah nama gambar sebelum diupload ke blog. Maksudnya adalah judul gambar yang masih original, misal kamu menggunkan gambar yang kamu ambil dari kamera. Biasanya gambar akan memiliki nama seperti image, DSC, picture dan sebagainya. Maka dari itu kamu perlu merubah nama dan menyisipkan kata kunci.

 

Tips: Melakukan optimasi gambar dapat meningkatkan SEO on-page dan membantu menaikan peringkat blog.

 

 

2. Optimalkan Tag Alt Dengan Benar

Tag Alt adalah alternatif teks untuk gambar apabila browser gagal memuat laman web, atau dengan kata lain adalah teks pengganti bila gambar tidak bisa ditampilkan. Jadi jika gambar bisa tampil pada browser maka orang-orang (pengunjung) akan bisa melihat teks alt tag yang dibuat untuk gambar tersebut.

alt tag untuk blog

Tag alt pada gambar juga memberikan nilai tambah terhadap SEO. Dengan menambahkan alt tag yang sesuai pada gambar di dalam blog akan membuat blog mendapatkan peringkat yang lebih baik di mesin pencari. Untuk itu sebaiknya kamu memasukan alt tag yang benar dan mengandung kata kunci yang sesuai dengan konten posting blog yang dibuat.

 

Atribut alt juga menambahkan nilai SEO ke situs Anda. Menambahkan tag alt yang sesuai ke gambar di situs web Anda dapat membantu situs web Anda mencapai peringkat yang lebih baik di mesin pencari dengan menghubungkan kata kunci dengan gambar. Sebenarnya, menggunakan tag alt mungkin adalah cara terbaik untuk produk e-niaga Anda muncul di gambar Google dan penelusuran web.

 

Contoh alt tag pada gambar:
Perhatikan ini ketika membuat tag alt pada gambar:

  • Sebaiknya kamu menjelaskan secara singkat seperti pada nama file gambar.
  • Gunakan kata kunci pada tag alt gambar.
  • Jangan terlalu panjang dan jangan terlalu banyak menggunakan kata kunci pada gambar.
  • Jika pada postingan terdapat lebih dari satu gambar, maka tag alt yang diberikan harus berbeda.
  • Jangan gunakan tag alt untuk gambar dekoratif. Mesin pencari mungkin akan memberikan hukuman karena terlalu banyak melakukan optimasi gambar.

Untuk selebihnya kamu bisa melakukannya setiap kali kamu mebuat postingan baru.

 

 

3. Menggunakan Lebih dari Satu Gambar pada Postingan

Dengan memberikan banyak gambar pada setiap postingan akan memberikan banyak pengalaman bagi para pembaca. Kemudian ini adalah salah satu cara untuk menarik pengunjung lewat penelururan gambar. Contohnya kamu membuat tulisan tentang “7 Peluang Bisnis Pelajar” dan kamu memberikan gambar pada setiap sub judul dengan judul dan tag alt yang berbeda. Maka dengan begitu postingan yang kamu buat akan lebih relevan dan memungkinkan mendapatkan banyak pengunjung dari penelusuran gambar.

 

Contoh Praktek:
Bisnis-Pelajar.jpg -> dengan tag alt : “7 Peluang Bisnis Pelajar”
Bisnis-Pulsa.jpg -> dengan tag alt: “Bisnis Jualan Pulsa”
Bisnis-Blogger” -> dengan tag alt “Memulai Bisnis Blogger”

 

Jadi dengan begitu satu postingan yang kamu buat memiliki peluang kunjungan dari penelusuran gambar dari berbagai kategori. Kuncinya di sini adalah menambahkan deskripsi ke tag alt dasar sehingga pencari potensial mendarat di blog kamu.

 

4. Perkecil Ukuran Gambar Untuk Blog

Kamu pasti berniat akan memberikan banyak gambar di setiap posting yang kamu buat. Tapi kamu perlu tahu bahwa gambar yang banyak akan memperlambat loading blog, jadi sebelum itu kamu perlu memperkecil ukuran gambar yang kamu gunakan. Hal ini akan memperbaiki waktu buka halaman.

Sebaiknya kamu pertimbangkan ini:

Kebanyakan pengguna internet akan meninggalkan situs/blog dengan kecepatan loading rendah.

Banyak pakar SEO yang beranggapan apabila halaman mereka melambat satu detik maka mereka kehilangan 20% pengunjung organik mereka.

Kemudian Google menggunakan waktu buka halaman sebagai acuan algoritma peringkat mereka.

 

Jadi kecapatan loading sangat berpengaruh terhadap beberapa faktor penting. Sebaiknya jangan membuat pengunjung lama menunggu dan membuang waktu mereka.

Tips: Cara terbaik untuk memperkecil ukuran gambar adalah dengan melakukan compress pada gambar yang berukuran besar.

 

 

5. Gunakan Jenis File Gambar Sesuai Kebutuhan

Pada umumnya ada tiga jenis file untuk mengirim gambar, yaitu adalah JPEG, GIF, dan PNG. Ini sangat penting bagi kamu untuk memahaminya, kemudian kamu harus tahu apa dan bagaimana pengaruhnya terhadap halaman web.

 

Gambar JPEG (.jpg) agak mirip dengan tipe file lama dan telah menjadi gambar standar yang digunakan di Internet. Gambar JPEG dapat dikompres secara memadai, yang menghasilkan gambar berkualitas dengan ukuran file kecil. Kemudian format JPEG memberikan kualitas bagus dan ukuran file yang rendah.

 

GIF (.gif) adalah gambar berkualitas lebih rendah dari pada JPEG dan biasanya dipakai untuk gambar yang lebih sederhana seperti ikon dan gambar dekoratif. Untuk optimasi gambar, bagus sekali menggunakan GIF untuk gambar biasa dan sederhana di laman web, namun untuk gambar dan foto yang kompleks, GIF masih kurang baik untuk gambar dan foto kualitas besar.

 

Gambar PNG menjadi lebih populer sebagai alternatif GIF. Gambar PNG mendukung lebih banyak warna daripada GIF, dan tidak terdegradasi dari waktu ke waktu dengan menghemat waktu seperti JPEG. Ingat, kamu juga harus hati-hati ketika menggunakan gambar format PNG karena gambar PNG-24 tiga kali lipat lebih besar dari versi PNG-8.

 

Tips Memilih format file untuk Gambar:

  • JPEG masih menjadi pilihan terbaik untuk kamu dan memberikan kualitas yang cukup baik.
  • Usahakan tidak menggunakan gambar dengan format GIF untuk postingan penting. Umumnya GIF digunakan hanya untuk icon dan gambar dekoratif.
  • PNG bisa menjadi pilihan terbaik dibandingkan JPEG dan GIFS.

 

 

6. Memahami Thumbnail Pada Blog

Pasti kamu sudah tahu? Tumbnail adalah sebuah gambar dengan ukuran kecil yang mewakili gambar tertentu. Pada blog tumbnail biasa digunakan untuk widged, misalnya popular post, racent post, related post dan sebagainya.

Tapi kamu harus tahu kalau tumbnail bisa menjadi masalah serius jika salah pengaplikasiannya, misal blog menjadi lambat dan mengalami duplikat konten. Akibatnya mesin pencari akan menurunkan popularitas blog. Berikut ini adalah beberapa cara optimasi tumbnail yang sebaiknya kamu coba:

  • Buatlah ukuran file thumbnail Anda sekecil mungkin. Sebaiknya lepaskan kualitas asli dengan ukuran file yang lebih rendah. Ingat, gambar yang terlalu besar akan memiliki efek yang sangat besar terhadap waktu pemuatan laman.
  • Variasikan teks alt tag agar tidak menduplikat teks yang akan kamu gunakan untuk versi gambar yang lebih besar.
  • Hal terakhir yang diinginkan adalah gambar mini yang diindeks bukan gambar besar.

 

 

7. Hati-hati Ketika Menggunakan Gambar Hiasan Pada Blog

Pastinya kamu tidak hanya meletakan gambar pada postingan blog saja. Bisanya banyak sekali blogger yang menggunakan gambar-gambar dekoratif untuk mempercantik tampilan blog, misal gambar favicon, gambar header, backgroun dan lain-lain.

 

Meskipun gambar dekoratif memiliki daya tarik estetis terhadap situs/blog, namun terkadang justru menurunkan citra blog baik di mata pengunjung dan mesin pencari. Oleh karena itu, kamu harus mempertimbangkan ketika menggunakan gambar dekoratif agar tidak mengganggu performa blog.

 

Berikut adalah beberapa tips untuk mendongkrak performa gambar dekoratif:

  • Ubah gambar menjadi pola sederhanadengan format PNG-8 atau GIF. Dengan begitu kamu bisa membuat gambar dekoratif yang bagus hanya dengan ukuran kecil.
  • Untuk blog sebaiknya kamu gunakan CSS (styling) daripada menggunakan gambar. Pelajari tentang beberapa ilmu HTML dan penerapannya maka kamu akan bisa membuat desain blog yang luar biasa.
  • Perhitungkan dengan baik ketika kamu menggunakan gambar latar belakang, sebaiknya perkecil gambar.

 

 

8. Uji Gambar Anda!

Inti dari mengoptimalkan gambar untuk membantu meningkatkan kualitas blog. Sebelumnya juga telah dijelaskan tentang pentingnya mengurangi ukuran gambar agar baik di mata mesin pencari. Lalu kemudian bagaimana dengan pengujian gambar untuk melihat apa yang sebaiknya kamu lakukan:

  • Uji Jumlah Gambar pada Setiap Halaman: Karena waktu buka merupakan masalah bagi beberapa situs/blog, jadi sebaiknya kamu harus benar-benar memahami apakah gambar akan relevan atau tidak. Intinya apakah gambar akan memberikan pengalaman pengguna? Maka kamu harus benar-benar memahami itu.
  • Uji Sudut Apa yang Disukai Pelanggan Anda: Cara terbaik untuk mengetahuinya adalah dengan mensurvei pembaca mengenai apa yang paling mereka sukai saat melihat hasil tulisan pada blog.
  • Uji Apakah Gambar Baik di Mesin Pencari: Caranya dengan melakukan penelusuran gambar sesuai dengan kata kunci gambar yang kamu buat. Apakah gambar muncul atau tidak, jika tidak maka optimasi yang dilakukan masih kurang tepat.

 

Optimasi Gambar Agar Blog Lebih SEO sangatlah penting untuk dilakukan. Tidak hanya baik di mata mesin pencari, pastinya kamu berharap jika gambar pada blog bisa memberikan banyak pengalaman bagi para pembaca yang mengunjungi blogmu. Begitulah kiranya cara mengoptimalkan gambar supaya blog lebih SEO untuk mendongkrak jumlah visitor organik sebuah blog.

 

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *