Fase Pertumbuhan Kelinci

5 Fase Pertumbuhan Kelinci yang Wajib Anda Ketahui

Dalam budidaya kelinci kita wajib tahu tahapan perkembangan dan pertumbuhan kelinci dari baru lahir hingga dewasa. Dalam hal ini setiap fase pertumbuhannya terdapat cara perawatan yang tentu memiliki perbedaan berbeda. Sehingga akan berakibat fatal apabila kalian tidak paham akan tahapan tahapan perkembangan bayi kelinci dari lahir sampai dewasa.

Berikut ini kami telah merangkum urutan fase perkembangan anak kelinci beserta cara perawatannya. Mengingat peluang usaha ternak kelinci memiliki prospek yang menjanjikan, saat ini telah banyak orang yang mulai mengembangkannya.

Perkembangan kelinci yaitu mulai dalam kandungan sampai dewasa. Umumnya perkembangbiakan kelinci tidak jauh berbeda dengan binatang mamalia lainnya.

1. Kelinci masih dalam Kandungan

Masa awal kehidupan anak kelinci yaitu dimulai ketika masih ada di dalam kandungan. Yakni ketika kelinci berhasil melewati masa perkawinan antara kelinci betina dan pejantan.

Kelinci mengandung biasanya antara memakan waktu 29 sampai 32 hari. Saat kelinci sedang hamil seorang peternak wajib memberikan perawatan yang maksimal sehingga bayi kelinci dapat lahir dengan normal.

 

2. Masa Kelahiran Anak Kelinci

Kemudian setelah masa kehamilan kelinci akan melahirkan bayi kelinci. Tentu saja semua peternak sangat menantikan kelahiran bayi kelinci yang selalu mereka perhatikan.

Bila kita melihat sekilas, anak kelinci yang baru lahir sangat mirip dengan anak tikus. Dimana bayi kelinci akan berwarna merah, tidak memiliki bulu dan mata nya masih tertutup. Biasanya bayi kelinci akan mulai membuka mata ketika sudah berumur 7-10 hari.

Pada masa ini pertumbuhan bayi kelinci sepenuhnya dirawat oleh sang induk. Kita hanya perlu menyediakan sedikit bantuan seperti memberikan kotak untuk melahirkan, memberikan gizi penuh pada sang induk supaya proses ini berjalan dengan baik.Kelahiran Anak Kelinci

Akan tetapi yang kerap menjadi masalah bagi para peternak yaitu dimana induk kelinci tidak bisa merawat anak. Tentu saja hal ini akan menjadi masalah yang sangat fatal. Misalnya induk tidak mau menyusui atau bahkan sang induk mempunyai sifat kanibal sehingga memakan bayi kelinci.

 

3. Masa Penyapihan Anak Kelinci Dari Induknya

Kita semua tentu tahu kalau kelinci tidak selamanya akan menyusui kepada sang induk. Terdapat fase di mana kelinci harus di sapih dan diajari memakan rumput.

Pada saat umur kelinci sudah menginjak satu bulan maka harus segera diajari makan dan usahakan sudah berhenti menyusui. Dengan begini induk dapat kita kawinkan kembali sehingga mempercepat produktivitas kelinci.

Lalu ketika induk kelinci sudah membiasakan anaknya untuk tidak menyusu, selanjutnya anak kelinci dipisahkan ke kandang yang lain.

 

4. Masa Berpisah Dengan Induknya

Pada saat anak kelinci akan ditempatkan pada kandang yang berbeda dari induknya, seorang peternak haruslah teliti. Apabila anak kelinci belum sepenuhnya disapih, sebaiknya jangan dipindahkan.

Pada masa ini angka kematian kelinci akan menjadi begitu tinggi bila anak kelinci tidak dapat beradaptasi dengan kandang yang baru. Maka dari itu ketika sudah ada tanda-tanda anak kelinci mulai makan rumput mulailah untuk membiasakan memisahkan sang induk. Untuk melatihnya bisa dengan cara memberikan waktu bertemu induk dengan anak anak kelinci.

 

5. Kelinci Masa Dewasa dan Siap Kawin

Bagi peternak yang sudah memiliki banyak induk tentu sangat jarang merawat hingga kelinci siap dikawinkan. Kecuali jika memang ingin mengganti induk kelinci dengan yang masih muda.

Bayi kelinci dapat dikatakan menjadi dewasa ketika sudah berusia lebih dari 3 bulan. Pada masa ini kelinci sudah bisa disiapkan untuk menghasilkan anak.Kelinci Masa Dewasa dan Siap Kawin

Sangat penting sekali bagi peternak untuk mulai melatih kelinci menjadi induk yang berkualitas dan produktif sejak kini. Pada dasarnya semakin kelinci berusia dan sudah berpengalaman melahirkan maka induk kelinci bisa dibilang cukup produktif.

 

Mengetahui dan memahami fase pertumbuhan kelinci sejak kecil hingga dewasa adalah kunci keberhasilan dalam mengembangkan usaha budidaya kelinci. Maka dari itu bagi pemula yang baru menggeluti bidang budidaya ini harus banyak belajar dan menambah pengetahuan.

Gambar Gravatar
Tidak ada yang melarang manusia untuk berkreasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *