kesalahan merawat ayam aduan

Hindari ini, 8 Kesalahan Fatal Ketika Merawat Ayam Aduan

Kesalahan ketika merawat ayam aduan adalah sesuatu yang lumrah, tapi kekeliruan yang sering dianggap sepele ini sebaiknya dihindari.

Saat melakukan pola perawatan ayam bangkok aduan hendaklah kita lebih teliti dan hati-hati. Jika melakukan kesalahan dalam merawat ayam maka bukan tidak mungkin justru berdampak buruk terhadap ayam kesayangan kita.

Apabila ayam rusak ataupun mengalami cacat fisik, ini tentu akan merugikan peternak itu sendiri. Kerugian materi maupun non materi kerap terjadi bila kita sembarangan dalam merawat ayam aduan.

Tentu kita selalu berharap ayam bangkok kesayangan kita bisa tumbuh secara maksimal hingga menjadi ayam yang berkualitas. Sebabnya ayam harus diberikan perawatan ekstra baik dari segi pemberian makanan hingga tahap melatih ayam.

Berikut ini beberapa kesalahan fatal saat merawat ayam bangkok aduan yang sebaiknya dihindari

1. Memandikan Ayam Dengan Air Hangat

Memandikan ayam adalah cara terbaik untuk meningkatkan mutu ayam aduan. Akan tetapi ketika memandikan ayam ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan.

Banyak dari para botoh yang beranggapan air hangat baik untuk memandikan ayam.

Nah bagi sobat yang masih bingung sebaiknya jangan, biasanya penggunaan air hangat ini yaitu untuk memandikan ayam yang terluka saat selesai bertanding, bukan untuk perawatan harian.

Umumnya fungsi dari air hangat adalah untuk membersihkan luka, menghilangkan kuman dan mengendorkan otot ayam yang kaku.

2. Memandikan Ayam yang Masih Sangat Muda

Adakalanya para penghobi ayam nekat menerapkan pola perawatan yang berlebihan pada ayam yang belum cukup umur.

Bukan hasilnya bagus, justru bisa berakibat fatal bagi ayam muda.

Perawatan yang pada hakekatnya tak perlu dilakukan, misal memandikan ayam muda yang belum cukup usianya justru tidak bagus.

Pada umumnya ayam aduan siap diberikan perawatan khusus ketika usianya sudah lebih dari 7 bulan. Dimana ayam sudah memasuki tahapan ayam lancur atau dewasa.

Jadi untuk ayam yang masih sangat muda sebaiknya berikan perlakuan yang sewajarnya saja. Cukup berikan makanan bergizi yang berguna untuk tumbuh kembang ayam.

3. Berlebihan Saat Menjemur Ayam

Berbeda dengan ayam lainnya, jenis ayam aduan perlu dijemur untuk meningkatkan kualitas tempur ayam.

Hakikatnya menjemur ayam bermanfaat untuk menguatkan stamina ayam aduan. Dalam sabung ayam istilah stamina sering diibaratkan dengan nafas ayam.

Tapi sebagian orang justru melakukan kesalahan fatal ketika merawat ayam, yakni dengan menjemurnya secara berlebihan.

Idealnya waktu menjemur ayam bangkok aduan yang baik antara pukul 9-11siang, artinya cukup 2 sampai 3 jam saja.

4. Memberikan Latihan Fisik Secara Berlebihan

Melatih fisik ayam aduan memang penting, tapi sebaiknya jangan sampai melewati batas kewajaran. Latihan fisik pada ayam berguna untuk membentuk otot, mental serta pengalaman bertarung ayam aduan.

Namun banyak dari kita yang masih melakukan kesalahan sehingga memberikan jadwal latihan kepada ayam secara berlebihan.

Intinya latihan yang melewati batas justru sama sekali tidak bermanfaat. Bahkan ini bisa menyebabkan ayam kesayangan kita mengalami cedera.

Jadi sesuaikan pola latihan ayam aduan secara benar dan ter jadwal sesuai kesanggupan ayam.

5. Latihan Dengan Melempar Ayam Ke Udara

Salah satu cara paling ekstrim ketika melatih ayam aduan ialah dengan melemparkan ke udara.

Banyak yang menganggap latihan ini dapat menguatkan otot sayap dan otot paha ayam bangkok. Bagi anda yang masih menggunakan cara berbahaya ini sebaiknya tidak melakukannya lagi.

Pasalnya ini bisa saja menyebabkan ayam jadi cedera. Tidak jarang pula justru ayam yang dilemparkan ke atas jatuh dan membentur tanah dengan keras.

6. Melatih Ayam Dengan Barbel

Belakangan ini ada banyak sekali alat-alat baru untuk melatih ayam aduan, salah satunya barbel. Barbel adalah istilah untuk menyebut pemberat kaki ayam yang dijadikan sebagai alat latihan.

Tujuan menggunakan barbel yakni supaya ayam mempunyai pukulan yang kuat serta terarah ke bagian vital musuh. Tapi pada dasarnya penggunaan barbel untuk ayam sama sekali tidak diperlukan.

Justru penggunaan barbel yang berlebihan bisa membuat kaki ayam menjadi cacat. Kita harus sadar bahwa ayam tidak sama dengan manusia, ada beberapa alat yang cocok untuk membantu melatih ayam, namun ada juga yang tidak cocok.

7. Melatih Ayam Dengan Mengangkat Ekor Ayam

Pada dasarnya bagian pangkal ekor merupakan bagian paling vital pada ayam. Kita semestinya memperlakukan bagian vital ini secara hati-hati.

Sebagian besar botoh sering menganggapnya hal yang remeh, yakni melatih bulu ayam bangkok dengan mengangkat bulu ekornya.

Pada bagian pangkal ekor ayam terdapat bagian yang sangat vital yang biasa dikenal dengan sebutan minyak-minyak. Apabila bagian ini pecah bisa menyebabkan ayam menjadi sakit dan bahkan mati.

8. Kesalahan Saat Latihan Abar

Latihan abar atau latih tanding berguna untuk membentuk otot, mental serta pengalaman ayam aduan. Tapi bagaimana jika kita melakukan kesalahan fatal pada saat menerapkannya.

Beberapa kesalahan saat latihan tanding ini diantaranya yaitu, melatih ayam yang belum cukup umur, durasi yang terlalu lama hingga salah memilih lawan yang tidak seimbang.

Kemudian kurangnya perawatan saat ayam selesai bertanding bisa menjadi sebuah kesalahan fatal merawat ayam aduan yang sebaiknya dihindari.

Ketika proses latihan abar sebaiknya kita harus lebih waspada karena sedikit kesalahan dapat merusak ayam andalan kita. Jadi sangat penting memperhatikan kesiapan ayam, waktu dan memilih lawan ketika latihan.

Baca Juga

Pada dasarnya dalam proses perawatan ayam aduan perlu adanya kesabaran dan ketekunan agar hasilnya maksimal. Beberapa kesalahan ketika merawat ayam yang dijelaskan di atas dapat dijadikan sebagai referensi dan bahan introspeksi bagi kita. Karena semakin baik cara kita memelihara ayam maka akan semakin baik pula hasil yang akan kita dapatkan.

Gambar Gravatar
Tidak ada yang melarang manusia untuk berkreasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *