Penyakit Berak Kapur Pada Ayam

Penyakit Berak Kapur Pada Ayam Serta Pengendaliannya

Penyakit berak kapur atau yang dikenal dengan nama ilmiah Pullorum merupakan penyakit yang diakibatkan oleh bakteri salmonella pullorum dan bakteri batang gr negatif.

Penyakit yang satu ini di masukan ke dalam kategori penyakit yang bisa dengan cepat menular ke unggas lain. Dengan begitu dapat memicu angka kematian yang tinggi sehingga menimbulkan banyak kerugian bagi peternak.

Penyakit berak kapur sangat sering menyerang ayam yang berumur 1-10 hari dan dengan cepat meng-inkubasi dalam waktu 7 hari. Meskipun terlihat remeh, ternyata penyakit ini bila dibiarkan bisa menjadi wabah penyakit yang mematikan.

Seperti yang kita tahu bahwa anak ayam yang baru menetas sangat mudah terserang penyakit. Selain itu pada fase ini seharusnya ayam bisa tumbuh dengan optimal jadi jangan sampai terhambat oleh serangan penyakit. Ironisnya bila dibiarkan penyakit berak kapur bisa menimbulkan angka kematian 50-90%.


Penyebaran Penyakit Berak Kapur Pada Ayam

Penyakit berak kapur (pullorum) berdasarkan penyebarannya bisa bersifat vertikal dan horizontal.

Penyebaran vertikal biasanya terjadi dari sang induk yang menginfeksi keturunannya, kemudian penyebaran horizontal bisa melalui kontak fisik atau melalui infeksi udara.


Gejala Penyakit Pullorum

Gejala yang bisa tampak pada ayam yang diserang virus berak kapur seperti :

  • Melemahnya nafsu makan pada unggas,
  • Unggas terlihat lemas setiap waktu,
  • Sesuai dengan namanya, kotoran ayam akan terlihat seperti kapur,
  • Pada bagian anus terdapat kloaka yang kering berwarna putih,
  • Terlihat perubahan warna pada tubuh ayam menjadi pucat,
  • Mata menjadi sayup, dan bulu jadi kusam,
  • Dalam keadaan parah unggas akan mengalami kelumpuhan.


Cara Mengobati Penyakit Berak Kapur Pada Ayam

Ada berbagai cara mengobati penyakit ini, baik dengan obat kimia maupun dengan obat tradisional. Kemudian para peternak harus segara melakukan tindakan yang tepat agar penyakit berak kapur tidak mewabah sehingga tidak menular ke ayam lain. Berikut tahap pengobatan yang sebaiknya anda terapkan:

1. Seleksi Kandang

Seleksi kandang berguna untuk memisahkan ayam yang terkena berak kapur agar tidak menular pada ayam lainnya. Seperti yang dijelaskan di atas bahwa penyakit pullorum adalah penyakit yang menular secara vertikal dan horizontal.

2. Obat Kimia

Obat kimia bisa diberikan ketika penyakit berak kapur sudah menyebar luas pada populasi ternak. Berikan obat antibiotik Neoterramycin pada ayam dengan mencampurnya pada air minum. Untuk dosis gunakan antibiotik Neoterramycin 2 gram untuk satu liter air minum ayam.

3. Berbagai macam obat Pullorum

Selain obat di atas anda juga bisa mengobati berak kapur dengan berbagai obat seperti coccilin, furozolidon, neo terramycin serta bubuk tetra. Beberapa obat ini bisa mencegah dan menyembuhkan penyakit berak kapur pada ayam.


Kesimpulan

Ayam yang terinfeksi penyakit berak kapur akan mengalami berbagai gangguan, baik itu pertumbuhannya akan terhambat serta produktifitas ayam akan terganggu. Penyakit ini menyerang dalam jangka panjang sehingga unggas tidak bisa sembuh secara total.

Saran dari saya sebaiknya bila ayam sudah terinfeksi, lebih baik ayam dimusnahkan agar tidak menular pada ayam lainnya.

Untuk langkah pencegahan anda perlu memperhatikan kebersihan kandang ayam supaya resiko terserang penyakit jadi lebih minim.

Gambar Gravatar
Tidak ada yang melarang manusia untuk berkreasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *